Perusahaan media sosial Twiiter akan menutup aplikasi video pendek yang mereka Vine, Kamis, 27 Oktober 2016. Langkah ini diambil tidak lama setelah mereka mengumumkan mengurangi 9 persen karyawan mereka.

Seperti dikutip dari NPR, pentupan Vine akan dilaksanakan beberapa bulan lagi. Dari pernyataan resmi Vine, menyebutkan para pengguna masih akan bisa mengakses akun mereka. Mereka masih bisa mengunduh video enam detik mereka dan menjanjikan akan website online-nya.

"Kami menghargai kamu, Vine milikmu, dan kami akan melakukan ini (penutupan) dengan cara yang benar," tulis pernyataan resmi perusahaan. "Kami akan tetap membuka website online karena kami pikir penting untuk tetap menonton semua video Vine yang telah dibuat."

Vine merupakan aplikasi yang mampu mendatangkan 200 juta pengunjung tiap bulannya. Pada saat pertama kali dibuka pada 2013, aplikasi ini sangat diminati oleh pengguna.

Popularitas Vine tergeser setelah aplikasi video pendek baru, Snapchat, muncul. Snapchat disebut-sebut mencapai pendapatan iklan mencapai $ 1 miliar.

Sebenarnya, laporan keuangan kuartal ketiga Twitter tak terlalu buruk. Mereka mencatatkan pendapatan mencapai $ 616 juta, naik 8 persen dari tahun lalu. Namun pihak Twitter mengatakan untuk tetap menjaga keuntungan, mereka harus memberhentikan sejumlah pekerjanya.

Dalam surat para pemegang sahamnya, Twitter melaporkan pendapatan iklan sebesar $545 juta. 90 persennya berdasarkan dari penggunaan mobile.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations