"Saya sudah memaafkan guru SMP Muhammadiyah itu, tidak perlu diperpanjang. Apalagi dia sudah mengakui bahwa tidak ada unsur kesengajaan, tetapi karena capek. Apalagi saya juga tidak melakukan hal seperti yang dituliskan dalam soal tersebut," kata Basuki Tjahaja Purnama yang lebih dikenal Ahok, pagi ini, di Rumah Lembang, Jakarta (10/12).

Ahok berpesan agar guru bertindak seperti orangtua memperhatikan dan memberikan teladan yang baik bagi anak-anak didik di sekolah. "Saya meminta guru-guru memiliki persepsi yang sama dalam mendidik anak-anak di sekolah. Terima kasih kepada Pak Jumanto yang sudah mendidik dan menjadi guru, karena setiap anak harus mendapatkan hak yang sama dalam pendidikan," ujarnya.

Sebelumnya, kasus penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi pertanyaan dalam soal ujian mata pelajaran Tarikh SMP Muhammadiyah Purbalingga. Soal untuk kelas IX itu ada pada nomor 48.

Dari foto yang beredar di sosial media, Sabtu (10/12) pertanyaan tersebut yakni:

Siapa nama calon gubernur Jakarta yang melecehkan Alquran saat ini

A. Paijo B. Ahik C. Ken Ahok D. Basuki Candra (Ahok)

Selain soal nomor 48 tetang Ahok, pertanyaan soal nomor 50 juga kontroversial karena ada penyebutan kata kafir yang disandingkan dengan nama partai tertentu dalam pilihan jawaban. Soal tersebut berbunyi: 

Partai politik yang tidak mengenal Islam bahkan memusuhinya adalah

A. PPP B. PAN C. SI dan D. PKI Kafir

YOUR REACTION?

Facebook Conversations