Menurut riset terkait, sejauh ini belum ada bukti meyakinkan yang menyatakan bahwa pembakaran kalori akan lebih efisien pada pagi hari atau waktu lain.

Entah kita memilih berolah raga di pagi atau malam hari, penting untuk mengetahui ritme sirkadian tubuh kita. Ritme tersebut merupakan jam biologis tubuh yang berdampak kepada fungsi tubuh, seperti tekanan darah, suhu tubuh, kadar hormon, dan detak jantung. Semua fungsi tubuh tersebut berperan menyiapkan tubuh untuk berolahraga. Jenis ritme sirkadian tidak dapat di rubah dan akan menentukan apakah anda orang yang lebih bersemangat untuk berolahraga di malam hari atau orang yang dapat bangun pagi dan berolahraga sebelum memulai kegiatan lain anda.

Olahraga Malam Tidak Ada Hubungannya dengan Kualitas Tidur

Selama ini, olahraga malam dianggap berpengaruh buruk kepada waktu tidur. Alasannya, berolahraga dapat meningkatkan suhu tubuh, detak jantung dan mendorong sistem tubuh untuk melepaskan epinephrine (adrenalin). Efek berolahraga menjelang tidur dinilai membuat seseorang terjaga sepanjang malam.

Namun nyatanya berdasarkan sebuah penelitian, ditemukan bahwa orang yang berolahraga dalam waktu apa pun termasuk malam hari akan membuat tidur lebih nyaman pada hari tersebut dibandingkan orang-orang yang tidak melakukan olahraga sama sekali. Dengan kata lain, olahraga pada malam hari tidak akan berpengaruh buruk pada kualitas tidur anda.

Perhatikan hal-hal Ini sebelum Olahraga Malam

Jika Anda tipe orang yang merasa lebih berenergi di malam hari, maka olahraga malam bisa menjadi pilihan yang sehat sebelum tidur. Namun sebelumnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Minum cairan yang banyak sebelum, selama, dan setelah berolahraga malam.
  • Makan malam pada waktu yang tepat. Jangan makan dengan porsi besar, lalu langsung berolahraga. Waktu berolahraga yang tepat adalah 2-3 jam setelah makan malam. Ingat, makan malam dengan baik dan lebih awal atau tunggu hingga selesai berolahraga.
  • Konsumsi makanan yang tepat. Apa yang kita makan sebelum dan setelah berolahraga memiliki dampak besar kepada hasil yang diharapkan setelah olahraga malam. Sebelum makan malam, dianjurkan mengonsumsi kudapan ringan atau roti dengan selai. Di lain sisi, tubuh kita memerlukan makanan yang padat dan bergizi setelah berolahraga. Utamakan asupan protein seperti ayam, salmon, telur, atau udang. Selain itu, bisa juga memilih kacang dan biji-bijian yang baik dikonsumsi setelah berolahraga, contohnya kacang badam, pistachio, biji labu, biji bunga matahari. Apa pun pilihan makanan setelah olahraga anda, pastikan untuk tidak makan secara berlebihan mengingat anda akan tidur dalam waktu dekat.
  • Buat rentang waktu beberapa jam antara olahraga dengan tidur. Hal ini dapat bermanfaat untuk menurunkan suhu tubuh kembali normal, mengembalikan detak jantung seperti ketika beristirahat, serta tingkat adrenalin yang menjadi stabil.
Rutin berolahraga dalam kondisi apa pun tetap lebih baik dibandingkan tidak berolahraga sama sekali. Tidak peduli waktu yang dipilih, pagi atau malam, efeknya sama menyehatkan. Dalam hal ini, olahraga malam bisa menjadi pilihan tepat jika kita terbiasa lebih aktif sepulang kerja. Yang terpenting, lakukan olahraga secara konsisten demi menunjang kesehatan tubuh secara umum.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations