Asam folat ternyata tidak hanya penting untuk wanita. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa konsumsi asam folat untuk pria dapat memperbaiki fertilitas pria. Selain itu terdapat hubungan antara kualitas genetik sperma dengan nutrisi yang dikonsumsi pria.

Meski masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut, tapi disebutkan bahwa pria yang mengonsumsi cukup asam folat penurunan risiko memiliki kelainan pada sperma yang dapat menyebabkan cacat bawaan pada bayi. Di sisi lain, peneliti menegaskan bahwa kualitas sperma ditentukan oleh beberapa hal lain, seperti:

-Konsumsi makanan sehat

-Membatasi konsumsi minuman keras.

-Berhenti merokok.

-Berat badan ideal.

Manfaat Asam Folat untuk Mengatasi Berbagai Penyakit

Selain mengurangi risiko cacat bawaan pada janin, asam folat untuk pria serta untuk orang dewasa pada umumnya diduga dapat membantu mencegah dan menangani masalah-masalah kesehatan di bawah ini.

-Gangguan bipolar.

-Anemia folat.

-Efek antikejang.

-Kesehatan kognitif.

-Kanker kolorektal dan kanker secara umum.

-Depresi.

-Diabetes.

-Penyakit ginjal kronis.

-Penyakit jantung.

-Tingginya kadar homesistein.

-Tekanan darah tinggi.

-Keracunan metotreksat.

-Stroke.

-Sindrom kelelahan kronis

-Vitiligo.

-Pertumbuhan gusi berlebih akibat phenytoin.

-Penyakit Alzheimer.

Waspadalah karena kekurangan konsumsi asam folat untuk pria lebih umum terjadi pada orang yang gemar mengonsumsi minuman keras, mengalami gangguan pencernaan, ataupun mengalami penyakit ginjal atau hati. Untuk meningkatkan kegunaan asam folat, nutrisi ini sebaiknya dikonsumsi bersamaan dengan vitamin B12. Kedua suplemen ini juga dapat bekerja meningkatkan kesehatan sistem saraf. Selain itu, penyerapan asam folat dapat menjadi lebih maksimal jika didukung konsumsi vitamin C dan vitamin B.

Sumber dan Takaran Asam Folat

Selain dari suplemen, asam folat untuk pria bisa didapatkan dari konsumsi sumber makanan alami, seperti kacang, brokoli, bayam, selada, pisang, melon, lemon, lentil, kacang polong, sereal, serta jus buah atau buah-buahan utuh yang diperkaya asam folat. Sementara itu, jika asam folat untuk pria dikonsumsi dalam bentuk suplemen, tempatkan kapsul atau tablet ini di tempat yang sejuk, kering, tidak lembap dan jauhkan dari pajanan sinar matahari langsung.

Kadar konsumsi asam folat untuk pria yang disarankan adalah 400 mikrogram/hari untuk di atas usia 13 tahun. Berbeda halnya dengan kebutuhan orang-orang di atas usia 50 tahun, apalagi mereka yang memiliki riwayat kanker usus, disarankan untuk tidak mengonsumsi suplemen asam folat yang mengandung lebih dari 200 mikrogram/hari. Sementara 1 mg/hari adalah takaran maksimal bagi mereka yang mengonsumsi suplemen ataupun makanan yang diperkaya asam folat dalam jangka panjang.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations