JAKARTA, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta warga di Kepulauan Seribu tidak usah khawatir dengan kelanjutan program tambak ikan. Seandainya Basuki atau Ahok tidak jadi gubernur lagi, program tersebut akan terus berjalan.
Jessi Carina - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama dengan Anggota DPR RI Fayakhun berdialog dengan warga di Pulau Pramuka, Selasa (27/9/2016).

"Program tambak tetap jalan, ada atau tidak ada saya, program yang saya lempar pasti jalan," kata Ahok di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Selasa (27/9/2016).

Ahok mengatakan, bagi hasil program tambak itu antara warga dengan Pemprov DKI akan menguntungkan warga. Pembagiannya adalah 80 persen untuk warga dan 20 persen untuk Pemprov DKI.

Meski menjamin program untuk warga, Ahok mengatakan dia tidak memaksa warga untuk memilihnya dalam Pilkada DKI 2017 mendatang. Ahok menyuruh warga untuk memilih calon gubernur lain yang lebih baik darinya.

"Saya tegaskan Bapak dan Ibu, jangan terpengaruh urusan pilkada. Kalau ada yang lebih baik dan jujur, jangan pilih saya. Kalau pilih saya bodoh," kata Ahok.

Ahok melakukan serangkaian aktivitas budidaya ikan di beberapa pulau di Kepulauan Seribu hari ini. Program itu merupakan kerjasama antara Pemprov DKI dengan Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta.

Pada tahap awal program itu, 8 alumni STP akan membantu budidaya di Kepulauan Seribu. Pemprov DKI memberi modal awal keramba jaring apung (KJA), benih ikan kerapu, dan pakan. Lokasi budidaya ditempatkan di Perairan Karang Lebar, Kelurahan Pulau Panggang.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations